Tembilahan – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indragiri (UNISI). Tim pengabdian kepada masyarakat yang terdiri atas dosen dan mahasiswa FIAI berhasil memperoleh hibah pengabdian kepada masyarakat sebesar Rp5.000.000 dari Yayasan Mitra Insani untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pesisir di Kabupaten Indragiri Hilir.
Tim pengabdian ini diketuai oleh Asmariani (Dosen FIAI) dengan anggota Aksa Anillah (Mahasiswa FIAI), Elsa Cahyah Utami (Mahasiswa FIAI), Najamuddin (Dosen FIAI), Qusthoniah (Dosen FIAI), serta Ardiansyah (Dosen FKIP Universitas Islam Indragiri). Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi bukti sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Program yang memperoleh pendanaan tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif melalui Home Industri bagi Perempuan Suku Laut di Desa Perigi Raja, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir.” Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan perempuan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Laut atau Suku Duano melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, khususnya pemanfaatan lidi pucuk nipah menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pelatihan, pendampingan, serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak guna meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar mampu mengembangkan usaha rumah tangga (home industry) secara inovatif dan berkelanjutan. Selain pelatihan keterampilan, peserta dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan keluarga, penguatan jejaring usaha, serta strategi pemasaran produk hasil kerajinan.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perempuan Suku Laut memiliki potensi besar untuk mengembangkan kewirausahaan keluarga melalui ekonomi kreatif. Dengan pendampingan yang tepat, mereka mampu menghasilkan produk berbahan baku lokal yang bernilai jual sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Program ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi masyarakat, seperti keterbatasan keterampilan, akses permodalan, informasi, dan pemasaran, sehingga diperlukan keberlanjutan program melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga mitra.
Ketua tim, Asmariani, menyampaikan bahwa hibah dari Yayasan Mitra Insani menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap masyarakat pesisir.
“Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan berbasis potensi lokal. Kami berharap program ini mampu melahirkan kelompok usaha perempuan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Keberhasilan memperoleh hibah ini sekaligus memperkuat komitmen Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri dalam mendorong budaya riset dan pengabdian yang berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Sinergi dosen dan mahasiswa diharapkan terus menghasilkan inovasi yang mampu memberikan manfaat luas bagi pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir.
Program ini juga menjadi salah satu wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga mitra, sehingga hasil pengabdian tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Link Jurnal Pengabdian: https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/ikhlas/article/view/676/268
