Fakultas Ilmu Agama IslamFakultas Ilmu Agama IslamUniversitas Islam Indragiri
Kembali ke Berita
Program Studi MPI FIAI-UNISI Gelar International Seminar Bahas Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Peradaban Pesisir Melayu
05 August 2026

Program Studi MPI FIAI-UNISI Gelar International Seminar Bahas Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Peradaban Pesisir Melayu

Tembilahan – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri (UNISI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan International Seminar bertema "Reconstruction of Educational Policy for the Malay Coastal Civilization (Johor and Riau): Toward Equity, Sustainability, and Human Resource Development."

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026 secara daring melalui Google Meet ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Islam Indragiri (UNISI), Indonesia dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Seminar menghadirkan akademisi dari Indonesia dan Malaysia untuk mendiskusikan rekonstruksi kebijakan pendidikan dalam mendukung pembangunan peradaban pesisir Melayu yang berkeadilan, berkelanjutan, serta berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.

Seminar internasional ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Nurkomariah, M.Pd.I. dari Indonesia, Dr. Maimunah, M.Pd.I. selaku Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UNISI, serta Dr. Siti Marpuah, M.Ed. dari Malaysia. Jalannya diskusi dipandu oleh Nasya Putri sebagai moderator.

Dalam seminar tersebut, para narasumber menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai peradaban Melayu sebagai warisan budaya yang memiliki relevansi kuat bagi pembangunan masyarakat pesisir.

Ketua Program Studi MPI UNISI, Dr. Maimunah, M.Pd.I., menyampaikan bahwa seminar ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi Program Studi MPI sekaligus memperkuat kerja sama akademik antara Indonesia dan Malaysia. Melalui forum ilmiah ini diharapkan lahir gagasan-gagasan inovatif yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan pendidikan di kawasan Melayu.

Selain memperoleh wawasan akademik dari para pakar, peserta juga mendapatkan e-certificate internasional, kesempatan memperluas jejaring keilmuan Indonesia–Malaysia, serta pengalaman berdiskusi secara langsung dengan akademisi dari dua negara.

Melalui penyelenggaraan International Seminar ini, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UNISI kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi internasional, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul menuju terwujudnya peradaban Melayu yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi berita dengan gaya jurnalistik yang lebih formal dan sesuai standar publikasi website resmi Universitas Islam Indragiri (UNISI).